1 Agustus 2026 — Jakarta, Indonesia
NapLab by dr. Andreas Prasadja, RPSGT — ruang nap profesional pertama di Indonesia — resmi dibuka pada Jumat, 1 Agustus 2026 di Setiabudi One, Jakarta. Peresmian ini dihadiri oleh Jeffri Massie, Presiden Direktur Massindo Group, yang hadir mewakili Therapedic Indonesia sebagai mitra resmi NapLab.
NapLab hadir dengan satu misi: menjadikan tidur berkualitas bukan sekadar kebutuhan pribadi, tetapi sebuah pilihan yang mudah diakses di tengah kota – khususnya bagi mereka yang bekerja di kawasan perkantoran Jakarta.
Dalam sambutannya di acara pembukaan, dr. Andreas Prasadja, RPSGT – dokter spesialis tidur dan pendiri NapLab – menyampaikan keyakinannya tentang posisi tidur dalam hierarki kesehatan manusia.
"Ini adalah sumbangsih sederhana kami untuk kemajuan kualitas manusia Indonesia lewat kesehatan tidur. Tidur merupakan dasar dari kualitas manusia, baik itu secara kejiwaan, mental, maupun fisik – yang sayangnya di Indonesia belum diperhatikan. Di Indonesia biasanya masih memperhatikan kalau bukan nutrisi ya olahraga, tapi tanpa kesehatan tidur yang baik, lari pagi bisa serangan jantung; tanpa tidur yang baik, mau diet apapun tidak bisa langsing. Nomor satu adalah kesehatan tidur. Untung kita jadi pelopor, nyolong start."
Pernyataan ini bukan retorika semata. Dalam dunia kedokteran tidur, dr. Andreas adalah salah satu nama yang paling diakui di Indonesia – dan NapLab adalah wujud nyata dari penelitian dan advokasi yang ia bangun selama bertahun-tahun.
Di balik NapLab, ada cerita yang sangat manusiawi.
Drg. Kallandra Prahita Putri, MHPM — CEO NapLab yang akrab disapa Drg. Andra — mengakui bahwa ide ini lahir dari pengalamannya sendiri. Sebagai profesional dengan jadwal yang padat, ia kerap mengalami microsleep saat berkendara karena kelelahan. Kebiasaannya: mampir ke mal terdekat, parkir di basement, dan tidur sebentar di dalam mobil sebelum melanjutkan perjalanan.
Dari kebiasaan itu muncul satu pertanyaan yang tidak bisa ia abaikan: kenapa tidak ada tempat yang memang dibuat khusus untuk tidur? Ada tempat pijat, ada kafe – tapi tidak ada tempat yang dirancang semata-mata untuk istirahat berkualitas.
Ide tersebut kemudian ia bawa kepada dr. Andreas, dan dari pertemuan itu lahirlah konsep NapLab: bukan sekadar tempat istirahat, tetapi ruang tidur yang dirancang dengan pendekatan ilmu kesehatan tidur. NapLab berencana untuk terus berkembang ke lokasi-lokasi strategis lainnya di Indonesia.
Setiabudi One dipilih sebagai lokasi pertama bukan tanpa alasan. Kawasan ini dikelilingi oleh gedung-gedung perkantoran – dan NapLab hadir untuk menjadi jawaban nyata bagi para pekerja yang membutuhkan pemulihan berkualitas di tengah hari kerja.
Di dalam NapLab, pengunjung tidur di atas kasur yang dikembangkan khusus oleh dr. Andreas bersama Therapedic Indonesia. Kolaborasi ini bukan kebetulan – dan bukan sekadar keselarasan nilai. NapLab berbicara tentang tujuan istirahat: Rest with Purpose, Return with Power. Therapedic berbicara tentang hasilnya: Wake Up Ready. Dua tagline yang berbeda, satu rangkaian yang sama.
Yang menarik, kasur NapLab kini juga dapat dibeli langsung melalui NapLab. Ide ini muncul organik: sejumlah tamu yang mencoba tidur di NapLab menanyakan apakah kasurnya dijual. Respons tersebut menjadi konfirmasi nyata – jika pengalaman tidur di sini bisa memperbaiki kualitas istirahat, tidak ada alasan untuk tidak menghadirkannya ke rumah.
"Therapedic dari Amerika Serikat sudah 70 tahun membantu jutaan manusia. Sekarang di Indonesia, kami bekerja sama dengan NapLab untuk memberikan rest bagi orang-orang yang sibuk – yang membutuhkan kreativitas dan produktivitas. A short nap matters," ujar Jeffri Massie, Presiden Direktur Massindo Group.
Therapedic Indonesia diproduksi dan didistribusikan oleh Massindo Group, dengan Jeffri Massie sebagai Presiden Direktur sekaligus pemegang lisensi Therapedic International di Indonesia.
NapLab by dr. Andreas Prasadja, RPSGT adalah ruang nap profesional pertama di Indonesia, berlokasi di Setiabudi One, Jakarta. NapLab dirancang untuk memberikan pengalaman tidur siang berkualitas yang didukung oleh ilmu kesehatan tidur, dengan kasur yang dikembangkan bersama Therapedic Indonesia. NapLab dapat diakses oleh masyarakat umum, khususnya para profesional di kawasan perkantoran Jakarta.
Therapedic Indonesia diproduksi dan didistribusikan oleh Massindo Group, pemegang lisensi resmi Therapedic International di Indonesia. Therapedic International adalah merek kasur asal Amerika Serikat yang berdiri sejak 1957 dan kini hadir di lebih dari 50 negara. Di Indonesia, Therapedic tersedia di 24 kota dan diposisikan untuk konsumen yang menjalani gaya hidup sehat dan aktif.
Untuk informasi lebih lanjut tentang NapLab, kunjungi instagram @naplab_id